Kembali ke Masa Silam Februari 15, 2009
Posted by joeismail in blog.Tags: dekade80, nostalgia
add a comment
Sebab hidup bagaikan roda yang selalu bergerak maju ke depan, meninggalkan jejaknya semakin jauh di belakang. Seperti sejarah yang tidak pernah kembali terulang. Yang ada hanya de javu.
Pernahkah anda menyaksikan acara di Metro TV yang disiarkan setiap hari Minggu malam: Zona 80? Lewat acara yang dipandu oleh Sys NS dan Ida Harimurti itu anda akan diajak menjelajahi kembali dan menggugah memori masa-masa di tahun 1980-an. Lagu-lagu jaman itu juga akan diputar kembali lewat penyanyi-penyanyi yang dulu sempat tenar. Anda mungkin masih ingat dengan Fariz RM, Deddy Dhukun, Obbie Mesakh atau Ratih Purwasih, ikon-ikon penyanyi tahun 1980-an.
Dahulu di awal tahun 2000-an, di Indosiar juga sempat ada acara mengenang tembang-tembang lawas lewat acara Tembang Kenangan. Hanya bedanya pada tembang kenangan segmen masanya tidak hanya pada dekade 80-an saja sehingga rentang masanya lebih luas.
Bagi Anda yang menyukai blog walking mungkin anda pernah menjumpai sebuah blog tentang masa tahun 80-an tersebut. Yaitu dekade80. Dengan tajuk bernostalgia dengan peristiwa, trend, fenomena dan kisah yang terjadi di tahun 1980-an, anda juga akan diajak untuk membuka lembaran-lembaran jaman Orde Baru tersebut.
Berbagai peristiwa seperti Peristiwa Tanjung Priok, Tragedi Bintaro, Tenggelamnya Kapal Tampomas disajikan di blog tersebut. Demikian juga tokoh-tokoh di era 80-an seperti petinju Ellias Pical, Liem Swie King, atau tragedi kehidupan seperti pembunuhan peragawati Ditje, peristiwa tertukarnya bayi Dewi dan Cipluk. Atau acara-acara yang dulu fenomenal di TVRI seperti Little House on the Prairie, Rumah Masa Depan, Berpacu Dalam Melodi bahkan Oshin. Atau juga anda ingin mengenang kembali Brama Kumbara dan Mantili yang popular lewat acara sandiwara radio fenomenal Saur Sepuh?